Sabtu, 05 Januari 2008
pendapat orang jepang terhadap indonesia
dari Forum sebelah nech....agak miris juga bacanya, tapi itulah realitanyaGraduate School for International Development and Cooperation (IDEC)Hiroshima UniversityProf Nagano Staf pengajar Nihon University memberikan kuliah intensivecourse dalam bidang Asian Agriculturedi IDEC Hiroshima University. Beliausering menjadi konsultan pertanian di Negara2 Asia termasuk Indonesia. Adabeberapa hal yang menggelitik yang beliau utarakan sewaktu membahas tentangIndonesia:1.Orang Indonesia suka rapat / Seminar-2 di Hotel Berbintang dan membentukpanitia macam2.Setiap ada kegiatan selalu di rapatkan dulu, tentunya dengan konsumsinyasekalian. Setelah rapat perlu dibentuk panitia kemudian diskusi berulangkali, saling kritik, dan merasa idenya yang paling benar dan akhirnyapelaksanaan tertunda2 padahal tujuannya program tersebut sebetulnya baik.2. Budaya Jam KaretSelain dari beliau saya sudah beberapa kali bertemu dengan orang asing Yangpernah ke Indonesia ketika saya tanya kebudayaan apa yang menurut andaterkenal dari Indonesia dengan spontan mereka jawab jam Karet! Saya tertawatapi sebetulnya malu dalam hati, Sudah sebegitu parahkah disiplin kita ?.3. Kalau bisa dikerjakan besok kenapa tidak (?)Kalau orang lain berprinsip kalau bisa dikerjakansekarang kenapa ditundabesok? Saya pernah malu juga oleh tudingan Sensei saya sendiri tentangorang Indonesia. Beliau mengatakan, Orang Indonesia mempunyai budayamenunda-nunda pekerjaan.4. Umumnya tidak mau turun ke LapanganBeliau mencontohkan ketika dia mau memberikan pelatihan kepada para petani,pendampingnya dari direktorat pertanian datang dengan safari lengkappadahal beliau sudah datang dengan "work wear" beserta sepatu boot. Pejabattersebut hanya memberikan petunjuk tanpa bisa turun ke lapangan, kenapa?Karena mereka datangnya pakai safari dan ada yang berdasi. Begitulah beliaumenggambarkan orang Indonesia yang hebat sekali dalam bicara dan memberikaninstruksi tapi jarang yang mau turun langsung ke lapangan.Saya hanya ingin mengingatkan bahwa kita sudah terlalu sering dininabobokan oleh istilah Indonesia kaya,masyarakatnya suka gotong royong, adapancasila, agamanya kuat, dll. Dan itu hanyalah istilah, kenyataannya bisakita lihat sendiri. Ternyata negara kita hancur2an, bahkan susah untukrecovery lagi, mana sifat gotong royong yang membuat negara seperti koreabisa bangkit kembali. Kita selalu senang dengan istilah tanpa action.Kita terlalu banyak diskusi,saling lontar ide, kritik,akhirnya waktuterbuang percuma tanpa action. Karena belum apa2 sudah ramai duluan. Kapankita akan sadar dan intropeksi akan kekurangan2 kita dan tidak selalumenjelek-jelekkan orang lain? Selama itu belum terjawab kita akan terusseperti ini, menjadi negara yang katanya sudah mencapai titikminimal untuk disebut negara beradab dan tetap terbelakang disegala bidang.Mudah-mudahan pernyataan beliau menjadi peringatan bagi kita semua,terutama saya pribadi agar bisa lebih banyak belajar dan mampu merubah diriuntuk menjadi yang lebih baik.Selanjut nya terserah anda yang menilai nya

Label:

posted by go!.....go1 @ 19.02  
0 Comments:
Posting Komentar
<< Home
 
About Me


Name: go!.....go1
Home:
About Me:
See my complete profile

Previous Post
Archives
Links
Template by
Free Blogger Templates